Ramadhan Akan Pergi dan Menyambut Hari yang Fitri

Ketupat lebaran - pic taken from google


Tak terasa, hari ini adalah hari puasa terakhir kita di tahun 2015 ini. Seperti belum rela melepas perginya bulan ramadhan. Mengingat diri ini belumlah cukup beribadah dan beramal di bulan yang suci ini. Meskipun itu tidak hanya dilakukan di bulan ramadhan, namun bulan ini adalah bulan yang spesial untuk kita. malam seribu bulan ada di bulan ramadhan.

Ooh Allah..ijinkan aku bertemu lagi di bulan ramadhan Mu berikutnya. Terimalah amal ibadah kami semua di bulan ramadhan kali ini. Ampuni dosa-dosa kami. Berikan fitrah mu di hari yang fitri esok.

Hari ini, aku masih berangkat ke kantor. Ya, tahun ini kebijakan dari kantor ku adalah untuk tetap masuk sampai hari terakhir ramadhan, dan kita baru akan kembali bekerja pada tanggal 27 juli. Namun hari ini hanya sampai jam1 siang kita berada dikantor.
Saat pagi, jalanan Jakarta sudah sangat lengang oleh kendaraan yang lalu lalang. Bus-bus yang biasa aku tumpangi juga sudah berkurang. Hanya ada satu atau dua bus yang beroperasi.
tradisi mudik di indonesia - pics taken from google


Ya, jalanan ibukota sepi di musim lebaran. Tradisi di Indonesia adalah mudik disaat lebaran. Khususnya kota jakarta, tempat dimana banyak para perantau yang mengadu nasib di ibukota. Berpisah dari sanak saudara, dan hanya bisa bertemu setahun sekali dikala libur lebaran. Itu saja masih banyak yang tidak bisa pulang ke kampung halaman, berbagai alasan, ada yang tidak punya cukup uang untuk ongkos mudik, ada juga yang memang mereka tidak bisa mendapatkan libur yang panjang dari tempat mereka bekerja.

Tahun ini aku tidak pulang ke kota dimana orang tua ku tinggal. Kota Jambi, ya kota kelahiranku. Meskipun aku tidak lama menghabiskan waktu ku di kota itu, namun kota itu adalah kota yang selalu kurindukan. Masa kecil ku habiskan disana. Bersama orangtua ku dan adik ku yang saat itu masih sangat kecil. Tapi kali ini aku tidak bisa pulang ke sana. Alasannya, bukan karena aku tidak mendapatkan libur yang cukup, melainkan memang tahun ini adalah tahunku untuk merayakan lebaran di jakarta. Karena sebelumnya aku sudah merayakannya di Jambi. Lagi pula aku tidak menyediakan budget yang cukup untuk mudik kali ini, selain itu ada banyak hal yang harus aku urus disini membuatku tidak bisa meninggalkan Jakarta lebaran kali ini. Aku hanya dapat mengirimkan beberapa barang untuk adik dan ibuku, itu pun sudah sangat telat aku mengirimnya dikarenakan barang yang aku pesan baru aku terima dua hari yang lalu.

Menara Gentala Arasy - Jambi - taken pic from google


Kenanganku akan kota Jambi sangat berkesan, bagaimana tidak, disana aku tumbuh. Disana aku bersekolah di sekolah dasar didekat rumah kontrakan kami. Disana aku bertemu teman-teman dan guru-guru yang sangat aku sayangi. Semua itu penuh kenangan manis. Masa kecilku di Jambi.

Sedih rasanya tidak dapat berkumpul dengan keluarga di hari yang fitri. Namun inshaAllah tahun depan aku bisa bertemu dengan mereka, atau mungkin disaat aku mendapatkan liburan akhir tahun nanti.

Selamat tinggal ramdhan, selamat datang hari yang fitri. Semoga Allah mempertemukan kita lagi di Ramadhannya. Aamiin.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sevgilim here - Cerita masa lalu yang tertinggal (baca-ditinggalkan) - fiction edition

Ngomong Turki ( latihan - belajar )

Dear Herşeyim